PILIH JADI KARYAWAN ATAU WIRASWASTA?

wirausahaBelakangan ini tren berwiraswasta semakin meningkat. Hal ini didukung dengan banyaknya seminar dan buku mengenai cara berwiraswasta. Wiraswasta memang dapat menjadi salah satu solusi mengurangi pengangguran dan dapat meningkatkan perekonomian. Namun sayangnya keberanian untuk berwiraswasta masih sangat minim. Banyak para sarjana yang menganggur hanya karena berharap menjadi seorang karyawan. Padahal lapangan pekerjaan yang sesuai dengan ijazahnya semakin sulit. Memang sih menjadi seorang karyawan tidak serumit menjadi wiraswasta. Sebab dengan menjadi karyawan kita tidak perlu menanggung risiko atas bisnis perusahaannya, hanya mengikuti perintah atasan. Sedangkan menjadi wiraswasta kita harus siap menanggung semua risiko.

Pilihan menjadi karyawan atau wiraswasta tergantung dari sikap masing-masing individu. Ada yang berpendapat menjadi karyawan mempunyai rasa lebih aman karena menerima gaji setiap bulannya. Sedangkan kalau berwiraswasta, kondisi bisa maju mundur. Maksudnya, bila bisnisnya sedang maju akan memperoleh penghasilan yang besar dan sebaliknya bila bisnisnya sedang turun penghasilannya kecil.

Yang jelas, menjadi karyawan atau wiraswasta sama-sama dituntut mempunyai kualitas yang baik. Seorang karyawan mempunyai target kerja tertentu yang harus dicapai. Di satu sisi, wiraswastawan memang tidak selalu dikenai target perusahaan, tapi seorang yang berwiraswasta dituntut untuk mempunyai keberanian dalam menanggung segala risiko dan modal.

Sebelum seorang karyawan banting setir dan memulai berwiraswasta, ia perlu menyakinkan diri sendiri beserta keluarganya. Sebab seseorang yang ingin terjun menjadi seorang wiraswasta maupun karyawan harus mempunyai kesiapan secara fisik, mental maupun financial. Jika tidak bekerja keras, maka hasilnya tidak dapat maksimal.

Perlu diperhatikan, status wiraswasta tidak menjamin penghasilan yang lebih besar daripada karyawan. Sebab jika karyawan tersebut berusaha, ia bisa saja mempunyai sumber penghasilan lain selain gaji bulanan. Misalkan seorang karyawan yang mempunyai gaji sekitar dua juta rupiah tetapi mempunyai usaha sampingan di rumah seperti catering. Sehingga penghasilan yang diperoleh bisa sampai lima juta rupiah. Seorang wiraswastawan yang usahanya belum berhasil mungkin hanya bisa memperoleh penghasilan lebih kecil.

Jika Anda seorang karyawan yang mempunyai keinginan untuk berwiraswasta, cobalah ikuti saran-saran berikut ini:

  1. Harus mempunyai tabungan. Artinya seorang karyawan yang memutuskan akan berwiraswasta selama bekerja harus menabung terlebih dahulu. Sehingga saat dia memutuskan berhenti bekerja dan menjadi wiraswasta dan usahanya tidak maju, ia akan mempunyai dana cadangan untuk hidup.
  2. Harus benar-benar diteliti apakah bisnis yang dijalani itu menjanjikan atau tidak?.
  3. Bila sudah memutuskan menjadi seorang wiraswasta, Anda harus menyiapkan mental dan siap segala-galanya, karena wiraswastawan mempunyai tanggung jawab penuh atas usahanya. Apalagi dalam menjalankan usaha tersebut sudah mempunyai karyawan.
  4. Harus menguasai bisnis. Artinya Anda harus mempelajari bisnis yang akan digeluti. “Apakah bisnis tersebut yang dicari masyarakat, apakah banyak orang yang berminat pada produk yang dijual”
  5. Kesanggupan dari karyawan yang bersangkutan.

Seorang karyawan yang ingin mempunyai usaha sampingan bisa memulainya dengan mendirikan usaha yang tidak mengganggu fungsinya sebagai karyawan. Usaha sampingan yang ingin dijalani sebaiknya berbeda dengan bidang usaha tempatnya bekerja. Misalnya seorang karyawan perusahaan farmasi mempunyai keahlian menjahit, maka ia bisa membuka usaha sampingan jasa menjahit. Selain itu akan lebih baik jika usaha tersebut dibantu oleh rang lain yang dapat dipercaya, seperti istri atau kerabat dekat. Yang terpenting usaha sampingan tersebut tidak mengganggu kerja di perusahaan baik secara kuantitas maupun kualitas.

NAMA            : RIYANI KUSUMAWATI

NPM               : 26210084

KELAS           : 3EB10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s