AGRIBISNIS TANAMAN SAYURAN

 Meningkatnya kebutuhan sayuran sekarang ini didorong oleh meningkatnya pendidikan, pengetahuan, dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mutu makanan yang kita konsumsi termasuk perlunya tersedia sayuran. Sebagian besar masyarakat merasa perlu mengkonsumsi sayuran setiap hari. Selain itu, sayuran merupakan produk yang memiliki sifat mudah rusak dan membusuk dalam waktu singkat sehingga mutunya menurun dan tidak dapat dikonsumsi sama sekali. Hal ini berarti pasar harus selalu memasok sayuran setiap hari. Jadi, peluang bisnis sayuran akan semakin terbuka. Namun, perlu diketahui bahwa saingan selalu ada sehingga dalam bisnis sayuran diperlukan pengetahuan dan taktik yang tepat.

Pengetahuan dan taktik berbisnis sayuran meliputi beberapa aspek, diantaranya:

  1. Manajemen bisnis sayuran
  2. Manajemen produksi sayuran
  3. Manajemen pemasaran sayuran
  4. Manajemen keuangan/permodalan, dan
  5. Analisis bisnis sayuran komersial

Manajemen bisnis sayuran yang dimaksud adalah manajemen yang bersifat umum. Artinya, menerjuni bisnis sayuran perlu mengetahui tiga aspek, yaitu:

  1. Aspek produksi, diperlukan manajemen yang tepat, mulai dari perencanaan, penanaman, pengendalian, sampai dengan pemanenan.
  2. Aspek pemasaran, mendistribusikan dan memasarkan sayuran agar mendapatkan keuntungan seperti yang diharapkan.
  3. Aspek keuangan, kegiatan pengelolaan keuangan, yaitu bagaimana cara mendapatkan uang dan pengalokasiannya dalam rangkaian bisnis.

Manajemen produksi sayuran meiputi beberapa tahapan, yaitu tahapan perencanaan produksi dan pengendalian produksi sayuran. Tahapan perencanaan merupakan suatu tahap yang harus diperatikan dalam berbisnis sayuran. Tahap ini merupakan tahap awal sebelum melakukan penanaman. Tahap perencanaan produksi mencakup beberapa hal, yakni:

  1. Pemilihan jenis sayurankomersial, artinya cara memilih sayuran yag laku dijual dan mampu mendatangkan keuntungan dan sayuran yang kurang laku.
  2. Pemilian lokasi lahan
  3. Pemilihan waktu tanam
  4. Tenaga kerja

Manajemen pemasaran dalam berbisnis sayuran sangat penting peranannya. Alasannya, keberhasilan pengusaha sayuran ditentukan oleh kemampuannya dalam menganalisis dan mengantisipasi perubahan dan perkembangan pasar. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus dipelajari oleh pengusaha sebelum memasuki pasar, antara lain pemasaran, persaingan, dan strategi pemasaran.

Manajemen keuangan dalam berbisnis sayuran tidak kalah pentingnya dengan manajemen lainnya. Manajemen ini memiliki beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu masalah permodalan dan penyusunan anggaran. Permodalan maksudnya pemerolehan modal dalam usaha tanaman sayur. Modal dapat berasal dari modal sendiri dan modal pinjaman (kredit). Penyusunan anggaran yang dimaksud ialah memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan mengetahui penggunaan biaya-biaya tersebut. Biaya-biaya dalam bisnis sayuran, meliputi biaya tetap (tanah, bangunan, mesin, dan peralatan) dan biaya lancer (benih, pupuk, pestisida, dan upah tenaga kerja).

Selanjutnya ada analisis dan pemeriksaan penggunaan keuangan. Artinya, bisnis sayuran memerlukan perhitungan sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai, masalah apa yang timbul, dan bagaimana alternative pemecahannya. Dengan demikian, langkah tersebut dapat bermanfaat untuk memperbaiki dan meningkatkan keuntungan produk sayuran komersial.

 

Sumber            : Agribisnis Tanaman Sayuran oleh F. Rahardi, 1993

 

NAMA            : RIYANI KUSUMAWATI

NPM               : 26210084

KELAS           : 3EB10

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s